03/08/2025
Di , ada satu mobil yang menarik perhatian kami. Meski masih berbentuk clay model berskala 1:1, tapi dibaliknya ada ambisi yang cukup serius.
Ini adalah i2C, calon mobil listrik lokal yang dikembangkan perusahaan di bawah Kemenhan, yaitu PT Teknologi Militer Indonesia (TMI).
Selama ini sudah ada beberapa brand mobil lokal yang ada di RI, tapi sebatas rebadge/ganti logo. Dari Timor dan Bimantara di akhir 90-an, lalu Esemka, dan ada p**a Aletra dan Polytron yang menjual mobil listrik hasil rebrand.
Tapi i2C ini beda. Mobil ini diklaim dikembangkan dengan intellectual property (IP) asli Indonesia dan bukan mengambil desain dari luar negeri.
Diklaim, desainer Indonesia mengambil peran signifikan. Italdesign, konsultan desain asal Italia dan Fincantieri, perusahaan shipbuilding Italia, menjadi partner yang hanya memberi advice. Sejumlah elemen desain yang hadir pada mobil ini terinspirasi dari budaya Nusantara, seperti batik dan Garuda.
Meski tak menyebut nama, PT TMI mengakui mereka masih berpartner dengan perusahaan lain untuk mendevelop i2C. Kami menduga kuat, perusahaan yang dimaksud adalah Volkswagen. Kenapa?Dari foto interior yang dirilis Italdesign, terlihat sejumlah part yang identik dengan mobil listrik VW. Dari speedometer, head unit, hingga tombol power window. Spesifikasi yang dirilis juga mirip Volkswagen ID.6 (SUV 7-seater EV), dari spek baterai, wheelbase, range dan bobot.
Yup, artinya i2C ini diduga berbasis platform mobil listrik modular bernama MEB, yang saat ini dipakai VW, Skoda, Cupra, Audi, hingga Ford.
SUV 7-seater ini rencananya bakal diproduksi akhir 2027 atau awal 2028. Di GIIAS 2026 akan dipamerkan mobil konsep versi lebih lengkap, lalu akan dibangun 40-50 unit prototype. Sejumlah komponen lokal juga akan digunakan.
Menurut PT TMI, pihaknya bakal menjual SUV dengan panjang 4,9 meter ini dibawah Rp 500 jutaan. Sedangkan menurut Italdesign, mobil ini juga bakal difokuskan 'for government use'.
Menjanjikan gak nih?
๐น:ber.kendara